Di Scalev, ada feature: Collaboration.
Collaboration di sini artinya: Antar bisnis yang berada di Scalev, bisa saling bekerja sama.
Bagi owner product, ada 3 pilihan program untuk collabs dengan marketer lain;
- Program Affiliate
- Program Affiliate Pro
- Program Dropfiliate
β£
Harus membuka program yang mana kah?
- Tonton video di bawah ini
- Baca kumpulan tanya - jawab terkait feature collaboration di bawah.
FAQ:
π€ Scalev, akan ada tempat-produk - produk yang bisa di colabs?
Ada.
Di menu "Collaboration".

Di situ lah bersarang produk - produk yang bisa di-affiliate-in/di-affiliate pro-in/di-dropfiliate-in oleh user Scalev lainnya.
β£
- Kalau tipe produknya bisa di-affiliate-in, maka marketer bisa langsung masarin.
- Kalau tipe produknya bisa di-affiliate pro-in/dropfiliate-in, maka marketer harus request dulu ke owner dari product tsb. Begitu di-approve oleh owner, baru deh bisa mulai promosi-in.
π€ Boleh untuk tidak terlisting di menu "Collaboration" min?
Boleh.
Bisa.
β£
Saat seorang owner nyalain opsi affiliate pro/dropfiliate-in program, biarkan tetap mati untuk opsi: "Tampilkan di Collaborations"-nya.

===
Dengan begitu...
Gak sembarangan marketer (user Scalev) bisa affiliate pro/dropfiliate-in produk Anda.
π€ Buka program collaboration, minimal paket apa?
- Minimal paket Basic β
- BUKAN Lite β
- BUKAN free (apalagi!) π
π€ Mau jadi marketer-nya produk orang lain, minimal paket apa?
Untuk bisa jadi marketer-nya produk orang lain, dari sejak paket FREE, sudah boleh kok π
Tapi harus melakukan verifikasi data diri + diapprove oleh pihak Xendit-nya.
π€ Syarat lain yang mungkin sedikit memberatkan product owner/partner?
Ada.
Lebih tepatnya bukan syarat sih.
Tapi ketentuan dari Scalevnya aja.
===
Yaitu:
Baik program affiliate, affiliate pro, ataupun program dropfiliate...
Hanya bisa menerima pembayaran menggunakan e-payment.
.
Dimana itu artinya: Akan ada fee yang dikenakan.
Kan kalau pembayarannya menggunakan bank transfer, gak kena fee apapun tuh!
.
Alasannya cuman 1:
Scalev gak mau tau, gak mau dipersulit, gak mau ngurusin, gak mau jadi penengah...
Untuk urusan antar kalian.
.
Dimana...
Kalau misalkan menerima pembayarannya menggunakan bank transfer, kan bisa aja tuh kejadian kayak gini:
- Komisi taunya terlambat dibayarkan oleh product ownernya. Akhirnya partner jadi terlambat terima komisi. Nanti jadi ngadu ke Scalev....
- Komisi taunya gak dibayarin sama sekali oleh product ownernya. Akhirnya partner jadi harus melaporkan ke Scalev. Harus wawancara user aslinya. Harus ngebanned.
- Komisi taunya kurang seribu, atau kelebihan seribu. Nah itu nanti ngadunya ke Scalev. Jadi ikut campur lah Scalev untuk urusan yang sebenernya Scalev gak ada urusan di situ.
- Dan hal - hal lain seperti kayak gitu.
.
Jadi diputuskan harus pake e-payment.
Biar begitu terjadi closing, duitnya langsung ke split.
- 1 ke-split ke product owner.
- 1 ke-split ke marketer (affiliator/dropfiliator).
Selesai!
- Duit gak ada mampir sama sekali ke kantong Scalev. 1 rupiah-pun! Yang artinya Scalev gak perlu withdraw segala.
- Product owner, gak perlu transfer manual satu - satu. Gak perlu recap juga tiap hari/tiap minggu.
- Partner, tidak perlu dizhalimi (terlambat/kurang/tidak terbayar).
===
π Fair enough?
π¨βπ¬ Pertanyaan Panjang #1
π Pertanyaannya:
Kalau marketer produk saya adalah NON user Scalev...
ο»ΏSaya dapet enaknya gak?
===
π¨βπ« Jawabannya:
Dapet.
- Dia akan dapet link affiliate/dropfiliate dari Anda.
- Yang dari link itu, akhirnya dia bisa promosikan produk Anda.
- Kalau suatu saat eh dia malahan upgrade jadi paid user Scalev, Anda dapet komisinya. Recurring. Forever. Selama dia jadi paid user Scalev.
Jadi link yg nanti Anda bagikan kepada rekan marketer Anda, punya 2 manfaat:
- Dia closing, Anda nambah sales.
- ο»ΏDia upgrade jadi paid user Scalev, Anda dapet komisi dari Scalev-nya.
Fair enough? π
π¨βπ¬ Pertanyaan Panjang #2
π Pertanyaannya:
Kalo saya bawa nih marketer buat produk saya...
Dan dia adalah non user Scalev...
ο»ΏApakah dia akan jadi bisa ngeliat produk - produk lain yang bisa dia affiliate-in/dropfiliate-in?
===
π¨βπ« Jawabannya:
- Bisa tidak.
- Bisa iya.
===
Tidak.
Ketikaaa...
Dia begitu login (setelah dapet link invititation affiliate-in/dropfiliate-in produk Anda), langsung ke menu "PRODUCTS".
Di menu PRODUCT, isinya cuman product Anda doang.
Yang silakan dia promosiin.
===
Iya.
ο»ΏKetikaaa...
Dia begitu login (setelah dapet link invititation affiliate-in/dropfiliate-in produk Anda), eh malah jalan - jalan... Klak klik klak klik menu yang ada di dashboard Scalev...
Terus dia klik menu "COLLABORATION"!
Nah terpapar lah dia bahwa banyak produk yang bisa dia affiliate-in/dropfiliate-in.
Gak cuma produk Anda doang.
Fair enough? π
π¨βπ¬ Pertanyaan Panjang #3
π Pertanyaannya:
Saya sebagai product owner... Bisa gak bikin LP sendiri?
Yang isinya di situ merayu maut, biar para user Scalev jadi mau promosiin produk saya (entah affiliate/reseller)?
ο»Ώ===
π¨βπ« Jawabannya:
Bisa.
Jadi nanti di setiap produk Anda yang terlisting di collaboration-nya Scalev, ada tombol "Learn More".
Tombol "Learn More" tsb bisa diklik oleh marketer yang lagi jalan - jalan ke situ.
Di situ bisa Anda isi dengan link URL bujuk rayu Anda.

===
Kalo gak nyediain LP khusus rayuan mautnya, gak papa?
Gak papa.
Nanti berarti Anda cuman setting komisi berapa persen (kalau program affiliate).
Atau Anda cuman setting harga jual minimalnya berapa (kalau dropfiliate).
π¨βπ¬ Pertanyaan Panjang #4
π Pertanyaannya:
Dalam mode affiiate...
Bisa gak user bikin LP sendiri di scalev (nanti kita siapin templatenya), lalu sisipkan link checkout produknya aja
- Bukan link yg ini https://kelasagan.com/p/flowtube
- Melainkan ambil link yang ini https://kelasagan.com/c/checkout?variant_ids=397470&qty=1
Lalu di masukan ke tombol lp masing" affiliate.
===
π¨βπ« Jawabannya:
Kalo detail pertanyaannya kayak di atas, maka jawaban singkatnya adalah:
BISA π
===
BISA, tapi GAK IDEAL!
Merugikan.
===
Merugikan siapa?
Merugikan affiliator yang ngiklanin produk Anda.
===
Kenapa merugikan?
Karena akan terjadi lintas domain.
Lintas domain, menyebabkan TRACKING pixelnya jadi cacat!
β‘οΈ Soalnya LPnya kan, make domain si affiliator...(misal: Sukoy.com/TestLP1ProductnyaAgan).
β‘οΈ Tau - tau ATC & checkout, make domain si product owner... (misal: https://kelasagan.com/c/checkout?variant_ids=397470&qty=1)
===
Ini mirip kejadian kayak Anda make 2 platform.
- LPnya Scalev...
- Pas tombol ATCnya dipencet...
- Eh ngarah checkoutnya ke platform apaaa gitu misalnya (yg intinya beda domain).
Nah, cacat tuh.
Cacat tuh tracking pixelnya.
===
Kalo cacat, gimana iklan mau gacor!
Gak cacat aja, iklan masih bisa bapuk! π
===
Intinya:
- Marketer Anda promosiin produk Andanya yang yaaa status - status tipis gitu (organic)? PROGRAM AFFILIATE.
- Partner Anda promosiin produk Andanya dengan ngiklan (paid traffic)? PROGRAM AFFILIATE PRO/DROPFILIATE.
π¨βπ¬ Pertanyaan Panjang #X
π Pertanyaannya:
asdfsdfasf
===
π¨βπ« Jawabannya:
zcvxcvxvxcv
π§© Diskusi #1
π€· Pertanyaannya User I:
Tiba-tiba saya kepikiran "orang-orang yang julid" (seneng liat kita susah, dan susah liat kita seneng):
Saat saya punya program affiliate yang laku keras, maka kompetitor yang julid akan menggunakan cara: bikin akun affiliate (kan modal akun scalev gratis juga bisa, betul ya?), bombing.. trus pasang iklan receh, biar dideteksi spam sama meta.
Walhasil "toko online" kita "tumbang".
Beginikah, min, resiko collaboration yang program affiliate?
===
π€·ββοΈ Jawaban User Y:
Tapi kalo fitur affiliate pro/dropfiliate
Menurut saya aman aja kan min
Mau spaming, iklan meta ads dll
Karena kan domain bukan dari milik owner.
Domain masing masing.
Resiko di tanggung reseller.
Benar begitu?
===
π¨βπ« Jawaban Scalev terhadap hal di atas:
Betul, makanya kalo ngomongin keamanan, branding, dll dari kacamata product owner itu sendiri...
Yang relatif AMAN adalah kalo ngebukanya: Program AFFILIATE PRO/DROPFILIATE.
...
- Yang MUDAH: Program AFFILIATE.
- Yang AMAN: Program AFFILIATE PRO/DROPFILIATE.
...
- Pacaran = Affiliate.
- Nikah = Affiliate Pro/Dropfiliate.
Gitu lah kira - kira.